Jumat, 03 Desember 2010

Lima Pantangan



Dalam menghadapi kehidupan ini ada lima pantangan yang
sebaiknya tidak kita lakukan, yaitu:

1. Pantang bertindak sia-sia.

Setiap tidakan kita sebaiknya terhindar dari
kesia-siaan. Setiap tutur kata, setiap langkah dan
setiap apapun hendaknya dilakukan untuk sesuatu yang
bermanfaat, baik di dunia maupun akhirat.

Jika kita bisa menghindari kesia-siaan, insya Allah

kita akan menjadi 'pribadi yang sukses'.

2. Pantang mengeluh.

Keluh kesah tidak menyelesaikan masalah. Seandainya
dengan mengeluh masalah bisa selesai, maka semua orang
akan menyelesaikan masalahnya dengan mengeluh. Tetapi
mustahil itu terjadi.

Jika kita tidak mengeluh dalam menghadapi segala

persoalan, maka insya Allah kita akan menjadi 'pribadi
yang tangguh.'

3. Pantang menjadi beban.

Bersikap mulia dengan tidak menjadi beban bagi orang
lain adalah sikap yang sangat terpuji. Walaupun tidak
mungkin bagi kita untuk sama sekali tidak bergantung,
tetapi paling tidak kita mengurangi sekecil-kecilnya
ketergantungan itu. Setiap bantuan orang lain sekecil
apapun, sebaiknya segera kita bayar dengan apapun
semampu kita.

Jika kita tidak menjadi beban orang lain maka insya

Allah kita akan mempunyai 'harga diri' yang tinggi.

4. Pantang berkhianat.

Berkhianat adalah sikap yang sangat tercela. Sesulit
apapun keadaan kita, jangan pernah berkhianat.

Jika kita tidak pernah berkhianat maka kita akan

menjadi pribadi yang 'terpercaya'. Nah, kepercayaan
inilah modal yang sangat berharga dalam mengarungi
hidup.

5. Pantang mengotori hati.

Hati adalah komponen yang sangat penting dalam tubuh.
Jika hati baik, maka menjadi baiklah seluruh tubuhnya.
Sebaliknya jika hati buruk, maka buruklah sekujur
tubuhnya.

Jika kita bisa menjaga hati tetap bersih maka insya

Allah kita akan menjadi 'bahagia' dan amal ibadah kita
diterima.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar